BRMP SULSEL DORONG MODERNISASI PERTANIAN LEWAT PENGUATAN KAPASITAS PETANI DI TAKALAR
Takalar, 6 Agustus 2025 — Dalam rangka mendukung upaya pencapaian swasembada pangan di Provinsi Sulawesi Selatan, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Takalar menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Standar Komoditas Pangan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas TPHPKP Kabupaten Takalar dan diikuti secara antusias oleh 100 peserta yang terdiri dari kelompok tani dan penyuluh pertanian setempat.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala BRMP Sulsel, Ir. Yusuf, M.Si, dan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Takalar, Drs. H. Parawangsa, M.Si. Dalam sambutannya, kedua pimpinan lembaga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas petani dalam memahami dan menerapkan standar budidaya yang baik guna meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas pangan lokal.
Materi disampaikan oleh para narasumber dari berbagai instansi terkait. Ahmad Hawari Assufi, S.Si., ASAI, AAAIJ, CRMO dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) membawakan materi mengenai “Cara Budidaya Tanaman Pangan yang Baik Sesuai SNI”, yang menekankan pentingnya penerapan standar nasional dalam setiap tahapan budidaya. Selanjutnya, Muhammad Rusdy, S.P., M.Si, selaku Pengawas Benih Tanaman dari Balai Sertifikasi dan Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BSMB TPH), menyampaikan materi mengenai “Sertifikasi Benih Tanaman Padi”, yang menjadi kunci dalam menjamin mutu benih yang digunakan petani. Kemudian, Muhammad Amin, S.P., Penyuluh dari BRMP Sulsel, memberikan materi tentang “Teknologi Produksi Benih Padi” sebagai bagian dari transfer pengetahuan teknologi modernisasi pertanian.
Sebagai bentuk praktik langsung, peserta diberikan pelatihan pembuatan pestisida nabati sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan. Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan sepanjang sesi. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas dan kesadaran petani terhadap pentingnya penerapan standar komoditas pangan secara konsisten, sebagai kontribusi nyata dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
(Sumber: Fauzi, Editor: DAR)